Anjriiittt... Capek banget!! Tadi pagi ketika memutuskan untuk kembali melakoni kegiatan yang sempat rutin dilakukan, gue merasa sangat bersalah dengan tubuh ini. Apa gerangan?
Yup, pagi ini adalah hari dimana gue kembali memutuskan untuk lari pagi bo! halah..
Bagi sebagian besar orang ini mungkin biasa, tapi bagi diriku yang teramat susah untuk bangun pagi ini adalah pekerjaan sulit. Terlebih ini adalah aktivitas yang sudah lama ditinggalkan. Sekedar informasi, sebelumnya gue rutin setiap minggu melakukan aksi ini ;)
Alhasil, ketika melangkahkan kaki menuju Senayan. Tempat terfavorit untuk lari pagi. Jarak antara mess yang berada di Jalan Gelora dan Senayan lumayan memakan waktu sekitar 15 menit, butiran keringat langsung membasahi sekujur tubuh ini. Maksud hati masih ingin menghirup udara dulu, apa daya teman gue yang ikut menemani langsung mengajak untuk lari-lari kecil. "Yukk!" Ajak temen yang berasal dari Batam tapi asli Padang ini.
Kami berdua masuk lewat pintu III, lari memutar ke arah kanan. Dan tahukah Anda apa yang terjadi saudara-saudara... eng ing eng.... ketika melintas di pintu VIII, gue sudah tidak bisa membawa tubuh ini berlari lagi, meskipun hanya lari-lari kecil. Otomatis, temen gue melesat dengan sendirinya.
Bertemu kembali di pintu III, dia nyamperin dan ngajak satu putaran lagi. Gue sih cuma bilang..."Ok, tapi larinya jangan kenceng-kenceng dong, lari kecil aja..," dan tahu apa jawaban dia? "Yee, itu tadi sudah lari kecil!"
Hehehehe..gue cuman bisa mesem doang, ya iyalah.. masa gue kalah lari kecil sama temen yang tingginya cuma 158cm dengan berat 53kg. Dibanding dengan gue yang punya ukuran bodi 165cm, berat 70kg (yang jelas gue menang bodi dong). Singkat cerita, begitu lari sama seperti putaran pertama gue hanya bisa berlari kecil sampe pintu VIII selebihnya jalan hingga bertemu lagi di pintu III. Belum puas!! Ngajak satu putaran lagi... Okeh... gue saat itu cuma berpikir, lumayan juga bisa bakar 5000 kalori (semoga..!)
Usai berlari kecil dan bertemu kembali (seperti sebelumnya gue selalu tertinggal), akhirnya temen gue ngajak balik. AKHIRNYA..!! setelah duduk dan minum sebentar kami pun pulang. Trus dia bilang, "Payah nih, masa lari cuma segitu aja, mending lari sendiri tadi," Dan tahukah Anda..from the bottom of my heart.. gue cuma bisa ngomong "Emang lebih enak lari sendiri, jadi elu juga gak akan tahu kemampuan lari kecil gue seperti apa," Tapi sayang itu hanya terucap di dalam hati...hiks..
Pasalnya, gue bilang gini ke dia "Baru tahu ya, kemampuan wanita itu terbatas dari pria," sambil nyengir (azas pembelaan diri)
Dengan kejadian ini, gue menjadi semakin sadar karena ternyata sudah membiarkan tubuh ini menjadi tempat bertumpuknya tetelan. Sehingga, gue memutuskan jadwal lari pagi ini akan masuk dalam daftar prioritas setiap minggu. Lumayan, meskipun cuma seminggu sekali minimal bisa membuat tubuh ini menjadi segar walau gak bisa langsing.
By the way any bus way, foto tersebut di atas adalah wujud nyata agar yang membaca bisa melihat dengan jelas porsi tubuh gue saat ini.
Inti dari postingan ini : Jika ingin mendapat tubuh yang sehat, rajinlah berolahraga, seperti lari. Tapi ingat! Jika tidak ingin diketahui oleh teman-teman dan kerabat dekat kemampuan berlari Anda, jangan membawa serta mereka :D

Tidak ada komentar:
Posting Komentar